Tak Berkategori

Gara-gara live Di Facebook Saat Sedang Memandikan Anak Majikan,BMI Hongkong Di North Point Di Tangkap Polisi

fblive

Seorang buruh migran indonesia (BMI) di north point hongkong tertangkap setelah dirinya memposting video siaran langsung di facebook (live) saat sedang memandikan anak majikannya,tanpa sehelai benang pun menempel dibadan sang anak.video yang berbau pornografi anak ini diketahui disiarkan difacebook pada jumat malam di sebuat flat di electric road. 

Didalam video tersebut sang anak menolak untuk melakukan siaran langsung tapi BMI tersebut tidak menggubrisnya,dia melanjutkan siarannya hingga berdurasi 17 menit.sang anak diketahui berumur sekitar 7 sampai 8 tahun.video ini disaksikan oleh banyak mata yang akhirnya disaksikan sendiri oleh orang tua sang anak,yang berujung pada penangkapan BMI tersebut.

BMI yang dilaporkan berumur 28 tahun ini di tangkap polisi dengan tuduhan ‘ pelecehan seksual ‘ pada anak.

Dikutip dari South China Morning Post, Ketua Asosiasi Ketenagakerjaan Hong Kong Cheung Kit-man mengatakan bahwa pembantu rumah tangga mungkin tidak sadar bahwa tindakannya bisa melanggar hukum.
Dia mengatakan bahwa pembantu biasanya akan dilatih selama berbulan-bulan oleh agen pekerjaan sebelum mulai bekerja.

Mereka akan diberitahu apa yang tidak boleh dilakukanoleh pekerja rmah tangga di Hong kong rketika berada dirumah majikan, termasuk mengambil video atau gambar anak-anak.
Cheung mengatakan bahwa dia yakin ini adalah kasus yang terisolasi.

Juru bicara Koordinator Organisasi Migran Asia ,Eni Lestari mengatakan bahwa kasus tersebut mungkin melibatkan isu-isu perbedaan budaya, dan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan panduan bagi pekerja rumah tangga mengenai perilaku budaya yang tidak diterima.

Komisaris Privasi Stephen Wong Kai-yi mengatakan dia tidak akan berkomentar mengenai kasus-kasus individual.
Dia mengatakan bahwa secara umum, ini mungkin merupakan gangguan privasi jika ada video diambil dari seseorang di area pribadi atau di tempat di mana orang-orang berharap untuk memiliki privasi, seperti kamar mandi.

Di bawah Pencegahan Ordonansi Pornografi Anak, siapapun yang menerbitkan pornografi anak dapat menghadapi hukuman maksimal delapan tahun penjara dan denda maksimal HK $ 2 juta.

 

NOTES: Dengan pengalaman mba ini semoga kita bisa lebih bijak menggunakan jejaring sosial sebagai hiburan dan tidak salah mempergunakan tanggug jawab kita sebagai pengasuh yang amanah.Amiin!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s